Follow by Email

Nov 22, 2009

Kerana aku juga wanita

Diambil dari :http://www.rediesh.com/maghfirah/kerana-aku-juga-wanita

(Banyak artikel tentang wanita dalam web site muslmah ini.kunjungilah website tersebut!)

Banyak sekali lagu-lagu yang bertema wanita, menyanjunginya, memujinya setinggi langit. Keindahan wanita digambarkan dalam banyak lagu dan puisi. Bahkan Iwan Fals dalam sebuah lagunya menyatakan wanita sebagai syaitan yang menarik ke dalam neraka yang asyik. Sebegitu hebatkah wanita? Para pelukis terkenal pun tidak ketinggalan menjadikan wanita sebagai objeknya.


Di dalam Al-Qur’an pun digambarkan,

Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi ALLAH lah tempat kembali yang baik.
(QS. Ali ‘Imran: 14)

Kerana keindahannya itulah, wanita dieksploitasi. Foto-foto wanita bertebaran dimana-mana dengan gaya apapun. Hanya sedikit iklan produk yang tidak menyertakan wanita sebagai ikonnya. Wanita menjadi hujung tombak pemasaran sebagai stand guide, pramuniaga, dan public relation. Wanita menjadi industri yang menguntungkan. Majalah Playboy dan lainnya yang mengekploitasi keindahan tubuh wanita menjadi tumbuh subur. Business ini pun merambah ke sambungan-sambungan telefon yang memanfaatkan keindahan suara wanita.

Sedarkah wanita menjadi objek yang dimanfaatkan untuk kepentingan syahwat perut dan dibawah perut? Benarkah untuk memenuhi kebutuhan perut harus mempamerkan perut atau bahagian tubuh lainnya?

Rasulullah Sallallahu Alayhi wa Sallam bersabda:

Aku melihat ke dalam syurga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir), dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.
(HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan ‘Imran serta selain keduanya)

Dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokka n kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada ALLAH dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk surga dan tidak mendapatkan wanginya surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.
(HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu)

Dari ‘Imran bin Husain beliau berkata Nabi Sallallahu Alayhi wa Sallam bersabda:

Sesungguhnya penduduk syurga yang paling sedikit adalah wanita.
(HR. Muslim dan Ahmad)

Keindahan wanita menjadi ujian bagi lelaki manapun. Wanita sekarang menjadi objek yang hina. Mereka meninggalkan Islam yang memuliakan wanita dengan kewajipan menjaga aurat dan suara.

Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain tudung ke dadanya.
(QS. An-Nuur: 31)

Juga Firman-NYA:

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenali, kerana itu mereka tidak diganggu. Dan ALLAH adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(QS.Al Ahzaab: 59)

Hai isteri- isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita lain jika kamu bertaqwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik.
(QS. Al- Ahzab: 32)

Rasulullah Sallallahu Alayhi wa Sallam juga bersabda tentang fitnah wanita dalam shahih bukhari,

Tidaklah aku tinggalkan sesudahku suatu fitnah yang lebih membahayakan bagi lelaki daripada wanita. Wanita menjadi fitnah ketika mereka menjadi alat membangkitkan nafsu dan keinginan bagi lelaki.

Jan 24, 2009

WANITA ADALAH PERHIASAN

( http://iwananashaya.multiply.com/journal/item/478/Wanita_adalah_Perhiasan)

Dari Abu Abdulloh bin ‘Amr Rodhiyallohu ‘Anhuma bahwa Rosulullooh Sholalloohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dunia ini adalah perhiasan/kesenangan dan sebaik-baik perhiasan/kesenangan dunia adalah wanita sholihah.” [HR. Muslim: 3649, Nasai, Ibnu Majah, dan Ahmad]

Dalam lafazh lain:

“Sesungguhnya dunia ini adalah perhiasan dan tidak ada di antara perhiasan dunia yang lebih baik daripada wanita sholihah.” [HR. Ibnu Majah: 1855]

Dalam lafadz lain:

“Sesungguhnya dunia ini seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholihah.” [HR. Ahmad 2/162]

WANITA DAN KEINDAHAN

Sudah menjadi sunnatulloh bagi anak Adam diberikan kepada mereka berbagai kenikmatan yang mereka cintai dan jadikan pandangan mereka dengannya di dunia ini sebagaimana firman Allah Subhaanahu wa Ta’ala, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang dingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah lading. Itulah kesenangan hidup di dunia. Dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)." [QS. ‘Ali Imron: 14]

Ketika menyebutkan berbagai hal yang menjadi kecintaan manusia dalam ayat ini, Alloh mendahulukan wanita sebelum yang lain, Hal ini memberikan isyarat bahwa wanita menjadi sumber terbesar kenikmatan, kesenangan, dan perhiasan hidup di dunia ini. Tidak terkecuali bagi Rosululloh Sholalloohu ‘Alaihi wa Sallam sebagai sosok manusia terbaik dan termulia, wanita adalah sesuatu yang paling beliau cintai di antara kenikmatan dunia yang lain, dan ini merupakan fitroh beliau sebagai manusia biasa.

Dari Anas Rodhiyallohu ‘Anhu bahwa Rosululloh Sholalloohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Aku diberikan rasa cinta di dunia ini terhadap para wanita dan wewangian, dan dijadikan penyejuk mataku ada di dalam sholat.” [HR. Ahmad dalam Musnad-nya 3/128, 199, 285 dan Nasai dalam al-Mujtaba 7/61, 62. Di-shohih-kan asy Syaikh al-Albani dalam Shohih al-Jami’ush Shoghir: 3/3124]

Walhasil, Alloh Subhaanahu wa Ta’ala telah menciptakan wanita sebagai perhiasan dan bahkan perhiasan terbesar dunia ini namun sekaligus ia juga merupakan fitnah terbesar di dunia ini yang pernah diciptakan Alloh bagi kaum laki-laki.

 

WANITA SHOLIHAH

Alloh Subhaanahu wa Ta’ala telah memberikan sebuah definisi wanita sholihah yang menjadi perhiasan dan kesenangan terbaik di dunia, sebagaimana dalam firman-Nya, “……….. maka wanita sholihah ialah yang taat kepada Alloh serta memelihara diri ketika suaminya tidak ada. Oleh karena Alloh telah memelihara (mereka) …………” [QS. An-Nisa’: 34]

Dari Abu Huroiroh Rodhiyallohu ‘Anhu berkata: “Nabi Sholalloohu ‘Alaihi wa Sallam ditanya, ‘Siapakah wanita yang paling baik?’ Beliau menjawab, ‘(Sebaik-baik wanita) adalah yang menyenangkan (suami)-nya jika ia melihatnya, manaati (suami)-nya jika ia memerintahnya, dan tidak menyelisihi (suami)-nya dalam hal yang dibenci suami pada dirinya dan harta suaminya’.” [HR. Ahmad, Al-Hakim, An-Nasai dalam As-Sunan Al-Kubro, dan Ath-Thobroni. Dishohihkan oleh Al-Albani dalam Shohih Al-Jami’ush Shoghir No. 3298]

Rosululloh Sholalloohu ‘Alaihi wa Sallam juga berwasiat untuk memilih wanita yang memilki dien (agama) yang baik sebagai ukuran kesholihan seorang wanita. Bukan kecantikan, kedudukan, atau hartanya.

Dari Abu Huroiroh Rhodiyalloohu ‘Anhu bahwa Rosululloh Sholalloohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, kedudukannya, kecantikannya, dan karena dien (agama)-nya. Maka pilihlah yang memiliki dien maka engkau akan beruntung.” [HR. Bukhori dan Muslim]

 

KHOTIMAH

Bagi laki-laki, hal ini merupakan wasiat agar mereka memilih wanita bukan sekedar karena kecantikan, kedudukan, atau harta wanita semata. Karena hal itu bukanlah ukuran kebahagiaan yang hakiki di dunia ini. Namun hendaknya ia lebih mengutamakan sisi dien karena itulah yang akan memberikan hakikat kebahagiaan hidupnya di dunia dan di akhirat.

Adapun bagi para wanita, ini merupakan dorongan untuk menjadi perhiasan terbaik di dunia, wanita yang sholihah, wanita yang mendorong suami dan keluarganya untuk semakin beriman dan bertaqwa kepada Alloh Subhaanahu wa Ta’ala, bukan wanita yang menjadi fitnah terbesar bagi kaum laki-laki yang menjadikan mereka semakin menjauh dari Alloh dan menyeret mereka ke jurang neraka jahannam.

Sedangkan bagi orang tua, ini tentunya sebuah pengingat bahwa ada amanah menunaikan kewajiban mendidik anak-anak mereka untuk menjadi anak-anak yang sholih dan sholihah guna menggapai kebahagiaan mereka di dunia dan akhirat.

 
Dikutip dari majalah al-Mawaddah, Edisi 1 / Tahun ke-1 (1428/2007)

LANGKAH BISTARI ISTERI MITHALI

(sumber : http://groups.msn.com/UkhwahMuslimahNagoya/perkahwinan)
1. Mainkan setiap peranan isteri dengan seimbang iaitu sebagai isteri, kekasih, kawan, penyokong, perangsang, penasihat, pendengar, pendidik dan pendoa.

2. Sentiasa taat kepada semua suami dalam semua hal yang dibenarkan oleh syarak. Tetapi isteri tidak perlu taat dalam hal yang melibatkan kemungkaran.

3. Layan setiap keperluan suami dengan saksama terutama keperluan seksual. Bagi suami, hubungan seks adalah bukti dan kaedah mengeratkan kasih sayang yang penting.

4. Fahami kerenah suami dan banyak bersabar. Gunakan gerak hati yang sedia ada dalam diri wanita bagi memahami kehendak dan pengharapan suami tanpa perlu disebut.

5. Didik suami berkenaan apa yang anda harapkan secara hikmah. Adakalanya anda kena berpesan kepada suami sehingga 200 kali untuk dia faham dengan jelas. Sabar apabila memberi pesanan kepada suami.

6. Berhias dan pastikan anda sentiasa kemas serta menawan untuk suami. Bincang dengan suami cara penampilan yang dia gemari. Lakukan mengikut kehendaknya.

7. Maafkan suami dan orang lain setiap malam sebelum tidur dan minta maaf daripada suami. Kemaafannya mencuci hati, menyembuhkan sakit, mencantikkan wajah, menarik sayang dan memakbulkan doa.

8. Doakan suami setiap masa. Doa mengeratkan roh anda dengan roh suami. Seterusnya membentuk kasih sayang yang mendalam dan berkekalan.

9. Pastikan anda melebihkan suami daripada ibu bapa ataupun orang lain. Tetapi pastikan anda bersopan santun terhadap ibu bapa supaya mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat.

10. Berbahagialah apabila melahirkan anak seramai yang munasabah. Asuh dan didik anak sebaik mungkin. Jangan terlalu mengharapkan orang lain mendidik anak anda.

11. Pastikan anda meminta izin suami setiap kali keluar dari rumah ataupun dapatkan keizinan dalam jangka masa panjang. Keluar rumah tanpa izin adalah berdosa.

12. Elakkan daripada menjadi queen control. Nabi menyatakan, suami yang terpaksa taat kepada isterinya akan binasa dan rumahtangga akan musnah.

13. Pandang suami dengan lemah lembut, senyum, kata yang manis, sentuhan, dengar cakapnya dan peluk dia semasa pergi dan balik kerja.

14. Temankan suami makan walaupun anda sudah makan. Ramai suami rasa terbiar apabila terpaksa makan bersendirian selalu. Amalkan makan bersama suami.

15. Sesekali mandi bersama suami. Ini dapat mengeratkan kasih sayang dan keakraban antara suami dan isteri. Mandi bersama adalah sunah.

16. Rawat suami dengan penuh kasih sayang apabila sakit. Sentuhan dan kata-kata manis yang positif bertindak sebagai ubat yang mujarab.

17. Mengalahlah kepada suami bagi perkara yang harus. Suami rasa kecewa dan kurang berwibawa apabila isteri melawan atau enggan patuh arahan. Ini menyebabkan suami stres.

18. Tutup diri anda daripada sebarang lelaki lain. Pastikan anda menutup aurat dengan sempurna untuk kejayaan dunia dan akhirat.

19. Cintai suami sepenuhnya dan senangkan hati suami. Suami anda adalah lelaki terbaik buat anda mengikut perancangan Tuhan. Dan anda adalah wanita terbaik bagi suami anda.

20. Jaga rahsia suami. Ada isteri yang tanpa sedar menceritakan keburukan suami kepada kawan ataupun ahli keluarga lain. Perbuatan ini salah dan berdosa.

21. Tuhan tidak memandang isteri yang tidak berterima kasih atas kebaikan suaminya. Justeru, berterima kasihlah atas kebaikan yang suami lakukan.

22. Kebanyakan penghuni neraka adalah wanita kerana ramai wanita yang menyumpah seranah dan tidak bersyukur kepada suami mereka. Elak daripada khianat atau sabotaj suami.

23. Elakkan daripada menyakiti hati suami dengan bertindak malas, melawan, menghina, komplen, menghambakan suami, sombong ataupun buat perkara yang suami larang.

24. Jangan menerima tetamu yang bukan muhrim semasa suami tiada di rumah. Ini amalan yang bakal menghancurkan rumahtangga.

25. Kejutkan suami untuk sembahyang malam dan isteri juga turut sama melakukan sembahyang malam. Ia adalah amalan yang menarik hidayat dan menerangkan kubur.

26. Dalam kes berpoligami, jangan menyuruh suami menceraikan madu anda. Ini kesalahan yang amat besar. Belajarlah bersabar dan berkongsi dengan aman.

27. Isteri yang meminta cerai tanpa alasan yang sail, tidak akan masuk syurga. Justeru, jangan meminta cerai apabila tiada alasan yang dibenarkan syarak.

28. Benteng diri daripada gangguan syaitan dengan membaca basmalah, ta'awuz, ayat kursi, sembahyang 5 waktu, sentiasa dalam keadaan berwuduk dan baca Fatihah dengan ayat 3 'Qul'.

29. Kekalkan sifat malu dalam diri wanita. Sifat malu untuk lelaki itu baik. Sifat malu untuk wanita itu sangat baik. Wanita yang hilang sifat malu jatuh martabat dan maruah diri.

30. Apabila suami balik kerja, beri dia rehat 30 minit sebelum bertanya pelbagai soalan. Sampaikan berita yang baik dan kurangkan berita yang buruk.

31. Jadikan Quran sebagai teman dalam menghadapi masalah, gelisah dan sakit. Amalkan juga sembahyang isyrak dan dhuha.

32. Taubat sekarang sebelum terlambat. Pohon maaf daripada suami setiap masa kerana biasanya suami mati dahulu daripada isteri.

33. Jauhi perasaan buruk sangka terhadap suami, mertua, ipar duai, jiran dan orang lain. Apa yang kita sangkakan itu bertindak sebagai doa dan mungkin berlaku.

34. Bersangka baik dengan semua ketentuan Tuhan. Apa yang Tuhan tentukan adalah terbaik untuk kita dan untuk semua orang di sekitar kita. Orang jahil tak nampak hakikat ini.

35. Penuhi semua hak Tuhan. Apa yang Tuhan suruh, lakukan semuanya. Apa yang dilarang jauhi sepenuhnya. Apa yang Tuhan beri kita terima dengan redha dan syukur.

36. Kenal pasti punca yang menyebabkan kita marah. Adakah kita terlalu sensitif, gangguan, tertekan, tidak dihargai, orang ambil hak kita, masalah rumahtangga dan sebagainya. Selepas mengetahui punca, mudah kita mengatasi masalah.

37. Fahami kesan marah. Wajah hodoh, sakit jantung, darah tinggi, selesema, jangkitan virus, tulang rapuh, mati syahwat, hancur rumahtangga. Justeru, kawal marah.

38. Bergaul dengan orang yang baik-baik. Cari kawan baru. Orang yang mempunyai ramai kawan baik tidak gagal di dunia dan akhirat. Bagi mendapatkan kawan baik, jadilah kawan yang baik.

39. Buat undang-undang di rumah. Apabila suami marah, kita diam dan bersabar. Apabila kita marah, suami diam, sabar dan pujuk kita. Mengalah tanda orang yang hebat dan matang.

40. Ubat hati yang berkarat dengan solat taubat, istighfar, baca Quran, sedekah, minta maaf, maafkan semua orang, beri orang makan dan berkawan dengan orang alim ataupun yang baik-baik.

41. Sambut suami setiap masa dengan cara yang menyenangkan. Berhias diri dahulu sebelum membuka pintu menyambut kepulangan suami. Beri air dan picit tengkuk dan bahu suami setiap petang.

42. Suara yang lunak dapat mengubat jiwa dan merawat tekanan yang dihadapi suami. Indahkan dan lembutkan suara setiap kali bercakap dengan suami.

43. Apabila melakukan hubungan seks dengan suami, pamerkan yang terbaik. Seboleh bolehnya penuhi kehendak suami. Suami rasa amat kecewa dan terluka apabila kehendaknya ditolak.

44. Redakan marah suami dengan hikmah. Jangan menjawab walaupun kita betul. Terangkan hal sebenar apabila suami sudah reda. Rumahtangga hancur apabila suami isteri sama-sama ego.

45. Sentiasa muliakan keluarga suami. Layan mereka seperti keluarga sendiri. Apabila kita sayang suami, kita wajib memuliakan orang yang suami kita sayang.

46. Cemburu itu sifat orang yang beriman dan tanda sayang. Tetapi cemburu yang berlebihan buat suami serba-salah dan tertekan. Apabila terasa cemburu terus berdoa supaya Tuhan selamatkan rumahtangga kita.

47. Isteri mithali mengawal diri daripada melakukan sebarang dosa besar. Dosa kecil yang diulang-ulang menjadi dosa besar. Segera bertaubat apabila melakukan dosa.

48. Jangan benarkan kemungkaran berlaku dalam rumahtangga kita. Pesan pada diri dan ahli keluarga supaya menghindari kemungkaran. Apabila melakukan kemungkaran, hidayat Tuhan tidak turun ke rumah kita.

49. Amalan harian terbaik isteri mithali adalah sembahyang taubat, istighfar 70 kali, sembahyang hajat, memaafkan semua orang, bersangka baik kepada semua orang dan doakan keluarga dan semua jiran kita.

50. Seimbangkan hidup dengan membersihkan hati, membetulkan amalan, berkawan dengan orang yang baik, jaga solat, berkatkan rezeki, riadah dan buat semua perkara sebaik mungkin.